Jumat, 17 Desember 2010
Minggu, 05 Desember 2010
Minggu, 21 November 2010
Senin, 08 November 2010
Info Kajian Rutin SKI
Sabtu, 23 Oktober 2010
Kajian Kontemporer
Kamis, 07 Oktober 2010
Kajian Rutin SKI - Aqidah Sudah Hadir Kembali
Kajian rutin SKI tentang Aqidah kini telah hadir kembali.
Bagi kalian yang ingin kenal dengan pondasi Islam
Bagi kalian yang merasa masih dangkal pemahaman agamanya
Bagi kalian yang ingin mencari kebenaran Islam
Bagi kalian yang ingin melihat kebaikan dan keindahan Islam ini dengan jelas,
ikuti
KAJIAN RUTIN SKI - MATERI AQIDAH
bersama Ust. Bambang Sudarsono
setiap hari KAMIS
pukul 16.00 - 17.30
di AULA GEDUNG C FKIP UNS
kajian perdana akan dimulai pada hari KAMIS, 14 OKTOBER 2010
Kamis, 19 Agustus 2010
Kajian Ramadhan Nurul Huda
Assalamu'alaikum
Hadirilah kajian sebelum Ifthar di Masjid Nurul Huda UNS
hari : Selasa
tanggal : 24 Agustus 2010
waktu : pukul 16.00 - 17.30
bersama Ust. Amron Yuflaeli dengan tema "Siapkan Diri Menyambut Sepuluh Hari di Bulan Ramadhan"
Rabu, 28 Juli 2010
SUMMARY TABLIGH AKBAR ”MENGUAK TABIR MISTERI PERGERAKAN NII” 26 JULI 2010
Memenuhi undangan dari SKI FKIP UNS SOLO pada 26 Juli 2010, tim NCC mengirimkan delegasi untuk menjadi salah satu pembicara dalam tabligh akbar yang bertajuk ”Menguak Tabir Misteri Pergerakan NII”. Dalam acara tersebut seharusnya dihadiri tiga pembicara, namun karena alasan teknis, perwakilan dari MUI tidak dapat hadir. Sehingga acara berlangsung dengan dua pembicara, yaitu Al Ustadz Dr. H. M. Muinudinillah Basri, M.A. yang mewakili tokoh Islam di Solo dan Sukanto S.IP dari tim NCC.
Tabligh akbar yang berlangsung di masjid Nurul Huda itu dihadiri lebih dari 400 peserta yang berasal dari mahasiswa UNS. Beberapa diantaranya yang hadir diduga sebagai anggota NII KW9, tapi tak berselang lama mereka keluar dari masjid setelah para narasumber berbicara dengan lugas tentang seluk beluk NII KW9.
Dimulai dari pukul 8.30 hingga 11.00, tabligh akbar berlangsung serius dan ”keras”. Ustadz Muinudinillah dengan sederet hujjah yang syar’i, baik dari Al Qur’an dan Sunnah, mengulas semua kejanggalan maupun kesesatan gerakan NII KW9 yang sebelumnya dipaparkan Sukanto. Dengan tegas beliau menyatakan bahwa ajaran NII KW9 dengan mengutak-atik Al Qur’an serta merubah ketentuan pasti yang diturunkan oleh Allah dan dicontohkan oleh Muhammad Rasulullah merupakan sikap kufur yang akan membawa mereka ke neraka Jahannam. Beliau pun menggarisbawahi tentang shalat yang dibagi menjadi dua dalam terminologi NII KW9, yaitu shalat ritual (shalat lima waktu) serta shalat universal (aktifitas melaksanakan program NII) merupakan kekufuran. Menurutnya, shalat adalah ketentuan yang telah jelas dan merupakan kewajiban yang tidak bisa digugurkan dengan ketentuan dari manusia. Walaupun kemudian ajaran NII KW9 mendasarkan sikap mereka pada periodisasi Makiyah dan Madaniyah, menurut ustadz Mu’in, hal itu tidak memiliki dasar yang jelas. Beliau menambahkan bahwa istilah periode Makiyah dan Madaniyah adalah hanya istilah dalam perjuangan namun bukan berarti menggugurkan kewajiban shalat dan ibadah mahdah lain yang telah Allah tentukan dan dicontohkan oleh Rasulullah.
Pada sesi tanya jawab terungkap beberapa fakta bahwa regenerasi aktivis NII KW9 sudah masuk ke berbagai kampus di Jawa Tengah secara umum dan Solo khususnya. Gerakan mereka telah meresahkan masyarakat kampus. Pasalnya, bukan saja merugikan pribadi-pribadi yang secara langsung menjadi aktifis NII, namun dampaknya juga besar terhadap orang tua mereka masing-masing serta civitas akademika tempat mereka menuntut ilmu. Beberapa mahasiswa yang terindikasi terjangkit virus NII dalam waktu singkat berubah drastis dalam sikap. Hal ini berdampak pada nilai akademisnya yang cenderung menurun. Bahkan ada aktifisnya yang harus mengambil cuti bahkan drop out demi beraktifitas penuh di NII. Modus-modus operandi NII di Solo tidak berbeda dengan Jakarta. Pola penipuan dengan alasan menghilangkan laptop teman serta menabrak mobil orang hingga harus meminta ganti dari orang tua mereka dengan jumlah kisaran puluhan juta rupiah membuat banyak orang tua terpaksa tapi tidak curiga memberikan dana sejumlah yang anaknya inginkan.
Menutup sesi tanya jawab, Sukanto menegaskan akan pentingnya langkah antisipasi lewat sosialisasi meluas terhadap gerakan NII KW9. Pasalnya, tim NCC mendapati bahwa jaringan yang bergerak di Solo, terutama dikalangan mahasiswa, merupakan perpanjangan tangan dari NII Jakarta yang kini kesulitan dalam perekrutan. Sukanto juga menambahkan agar mahasiswa Solo serta pihak kampus melakukan gerakan secara proaktif terhadap gerakan NII. Jangan menunggu sikap dari MUI maupun kepolisian, karena itu akan menjadi harapan yang jauh panggang dari api. Hal senada juga disampaikan ustadz Mu’in. Beliau bahkan mempertanyakan lambannya sikap MUI dan kepolisian dalam mengambil langkah strategis untuk menghentikan gerakan NII yang telah memakan banyak korban. Sebagai closing statement, ustadz Mu’in memastikan bahwa gerakan NII merupakan gerakan yang musyrik dan penuh kekufuran. Maka untuk para korbannya harus diambil langkah penyadaran. Sedangkan bagi para pelakunya harus diambil tindakan tegas. Beliau juga menghimbau akan pentingnya imunisasi bagi para mahasiswa baru yang akan menjadi target perekrutan NII.
Bagi kampus yang ingin mengadakan seminar bahaya NII alzaytun bisa menghubungi nomer layanan NCC
Setiap acara seminar juga disiarkan LIve oleh http://radiokwk.com/
By Dicky Cokro. NCC
sumber:
http://www.nii-crisis-center.com
Kamis, 22 Juli 2010
Tabligh Akbar
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Hadirilah tabligh akbar dengan tema
"Menyingkap Misteri Tabir Pergerakan NII"
pukul 08.00 - 11.30 WIB
dengan pembicara
1. Dr. Mu'inuddinillah Bashri, MA (FUJAMAS)
2. KH. Zainal Arifin (MUI Surakarta)
3. Ken Setiawan (NII Center Surakarta)
Senin, 07 Juni 2010
Info MABIRU
Hari/Tanggal : Kamis, 17 Juni 2010
Waktu : pukul 19.30 WIB sampai selesai (akhwat sholat isya' berjamaah di NH)
Tempat : Masjid Nurul Huda UNS
Info lebih lengkapnya hubungi 085743706380 (ikhwan) / 085725414519





